Spondilitis TB – Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Spondilitis TB, juga dikenal sebagai tuberkulosis tulang belakang, adalah infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang tulang belakang. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada tulang dan jaringan sekitarnya, serta gejala yang mengganggu. Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab, gejala, dan pengobatan spondilitis TB:

**Penyebab**:
Spondilitis TB disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dapat menyebar melalui udara saat seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Setelah bakteri masuk ke tubuh, terutama melalui paru-paru, mereka dapat menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan infeksi pada tulang belakang. Fokus infeksi biasanya terjadi pada bagian tengah tulang belakang (vertebrae) dan dapat merusak struktur tulang serta jaringan di sekitarnya.

**Gejala**:
Gejala spondilitis TB dapat berkembang secara perlahan dan bervariasi tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Gejala umum meliputi nyeri punggung yang semakin parah, terutama pada malam hari, serta kaku dan nyeri saat bergerak. Penderita juga dapat mengalami penurunan berat badan, kelemahan, demam, dan keringat malam yang berlebihan. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat merusak tulang belakang sehingga menyebabkan kyphosis (bongkok) atau deformitas tulang belakang.

**Pengobatan**:
Pengobatan spondilitis TB melibatkan terapi antibiotik yang intensif dan berkelanjutan untuk menghentikan pertumbuhan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan biasanya berlangsung selama beberapa bulan hingga setahun, tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Antibiotik yang umum digunakan termasuk isoniazid, rifampisin, pyrazinamide, dan ethambutol.

Penting untuk mengikuti rencana pengobatan dengan disiplin dan melakukan pemeriksaan rutin oleh tenaga medis yang berpengalaman. Jika spondilitis TB telah menyebabkan kerusakan tulang yang signifikan atau mengganggu fungsi tulang belakang, mungkin diperlukan tindakan pembedahan untuk mengatasi masalah ini. Fisioterapi dan latihan juga dapat membantu memperkuat otot dan memperbaiki fleksibilitas tulang belakang.

Spondilitis TB adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera. Penderita yang mencurigai adanya gejala spondilitis TB, terutama jika memiliki risiko faktor seperti riwayat tuberkulosis, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.