Tag Archives: lifestyle

Keluarga Menjadi Tempat Berbagi Dan Tempat Untuk Pulang

Keluarga Menjadi Tempat Berbagi Dan Tempat Untuk Pulang

Keluarga adalah unsur paling penting dalam kehidupan. Keluarga berperan penting dalam setiap proses tumbuh kembang kita. Keluarga menjadi saksi setengah hidup kita. Karena kita tumbuh dengan mereka. Mereka adalah tempat untuk pulang. Orang yang paling dipercayai dan di andalkan. Saat kalian sudah tidak memiliki apa-apa. Sudah tidak ada orang yang kalian percayai, ujung-ujungnya akan kembali pada keluarga. Maka dari itu, penting sekali peran keluarga untuk setiap orang. Jadi sayangi lah dan hormatilah anggota keluargamu, ayah ibumu, kakak adikmu.

Keluarga Adalah Tempat Untuk Pulang

Sejauh apa pun anda pergi. Sejauh apa pun anda merantau, menimbah ilmu. Hal terakhir yang akan terpintas adalah pulang, dan rumah adalah tempat untuk kalian pulang. Sebanyak apapun teman kalian diluar, sebaik apapun teman kalian. Tapi pada akhirnya yang bisa menerima mu dengan segala kurang dan lebihmu tanpa kata tapi, ya adalah keluarga. Jadi sayangilah keluargamu. Se kesel-keselnya kalian, se marahnya kalian, tapi keluarga akan selalu ada disampingmu. Yang akan support dan membantu saat kalian butuh bantuan.

Prioritaskan Keluarga

Kami akan membahas dan menekankan, untuk kalian terutama para remaja yang mulai bebas berteman, lebih memiliki kebebasan memilih, dan sedang mencari jati diri. Senyaman apapun kalian dengan lingkungan pertemanan kalian. Jangan pernah lupakan keluarga. Dan selalu prioritaskan keluarga. Karena banyak terjadi di masa remaja, saat mulai asik dengan teman-teman, prioritas mulai berubah. Ini yang bahaya. Makanya lewat artikel ini, kami ingin mengingatkan, untuk tetap lihat dan prioritaskan keluarga. Mau bagaimana pun bentuk keluarga mu, mereka lah keluargamu. Jika kalian merasa ada yang tidak benar, sehingga malas pulang kerumah, ya kalian coba perbaiki hubungan itu. Perbaiki ikatan keluarga kalian. Karena masalah, beda paham, dan beda keingingan itu adalah hal yang umum di setiap keluarga.

Dahulukan Keluarga

Saat kalian memiliki sesuatu yang ingin kalian bagi, entah pengalaman, atau membagi dalam bentuk materi, coba untuk mendahulukan keluarga. Saat kalian mengalami sesuatu atau ingin mengambil keputusan besar, sebaiknya kalian obrolkan dengan keluarga, salah satu anggota keluarga pun tidak masalah. Minta pendapat, sudut pandangnya. Biarkan keluarga tahu kondisimu, perkembanganmu. Sehingga saat kamu mengalami apapun di luar, keluarga tahu harus kemana dan harus berbuat apa.

Perubahan Yang Dirasakan Saat Masuk Usia 25 Tahun Keatas

Menjaga kesehetan kulit sebenarnya ada banyak sekali cara. Apalagi bagi yang mulai memasuki umur 25 keatas, akan mulai merasakan perbedaan pada kulit. Dan akan mulai ada kerutan kecil, di daerah-daerah tertentu. Dan ada kantong mata yang semakin besar karena lebih banyak begadang karena kerjaan, dan lain sebagainya. Dan ada beberapa perubahan yang sering dialami saat umur memasuki 25 tahun ke atas. Metabolise tubuh yang semakin melambat. Karena kurangnya aktivitas fisik. Karena pada saat memasuki umur tersebut, apalgi kerjaan yang di kantor yang membuat keseharian tidak banyak kegiatan fisik. Membuat metabolisme semakin melambat. Sehingga pembakaran kalori pun turun.  Beberapa perubahan yang banyak dialami oleh umur 25 tahun ke atas.

Mulai Keluar Kerutan Tipis Di Daerah Tertentu

Saat kalian mulai masuk di umur 25 tahun keatas. Kalian akan mulai merasakan perubahan-perubahan sedikit demi sedikit di kulit kalian. Apalagi bagian wajah. Mulai ada kerutan-kerutan tipis di bagian wajah. Dan saat berekspresi beberapa lipatan di wajah semakin terlihat. Atau saat kalian mengangkat alis. Mulai terlihat garis lipatan di dahi. Dan disini lah akan mulai terpikir pentingnya moisturizer, kream wajah dan lalin-lainnya. Untuk mengencangkan wajah. Dan biasanya di umur 20an, orang-orang sudah semakin aware dan semakin memperhatikan soal kesehatan kulit. Sehingga perawatan wajah sudah mulai masuk menjadi kebutuhan primer terutama di kalangan wanita.

Semakin Melemahnya Metabolisme Tubuh

Ini salah satu perubahan yang paling banyak dirasakan oleh teman-teman yang mulai memasuki umur 25 tahun. Metabolisme semakin melambat, karena kurangnya aktivitas fisik. Sehingga mudah mengalami kegemukan. Dan pencernaan sudah tidak selancar dulu. Karena dulu saat sekolah ada pelajaran olahraga, jadi mau tidak mau, pasti ada kegiatan fisik rutin setiap minggu. Tapi saat mulai dewasa, ditambah lagi pekerjaan yang monoton. Yang lebih banyak di dalam ruangan, duduk, di bawah ac. Makin lah menurun metabolisme tubuh, kulit semakin cepat kering karena jarang kena matahari dan lebih sering terkena ac. Sehingga banyak keluhan di umur-umur tersebut soal naik berat badan yang sangat cepat.

Cepat Lelah Dan Mudah Pegal

Masih karena alasan yang sama. Yaitu kurangnya aktivitas fisik. Sehingga otot-otot tubuh semakin jarang digerakkan dan menjadi kaku. Sehingga badan mulai sering pegal. Dan saat melakukan aktivitas fisik yang sedikit lebih banyak, badan mulai cepat merasa lelah, karena tidak terbiasa. Tapi ini tetap kembali pada pribadi masing-masing. Jika masih tetap produktif dan rajin olahraga meskipun sudah masuk umur 25 tahun ke atas. Selalu menyempatkan olahraga sebenrat. Malah mereka bisa memiliki metabolisme seperti anak 17 tahun.