Pada Akhirnya Bukan Persoalan Mana Benar Dan Salah Tapi Baik Dan Buruk

Pada Akhirnya Bukan Persoalan Mana Benar Dan Salah Tapi Baik Dan Buruk

Jika ada satu peristiwa terjadi, misalnya kebakaran hutan. Dan ada lima orang yang melihat itu. Pendapat dan sudut pandang mereka belum tentu sama. Padahal hal yang dilihatnya sama. Ada yang berpikir, apa penyebabnya, ada yang berpikir nasib hutan itu setelahnya bagaimana, ada yang berpikir bagaimana dengan binatang-binatang yang ada di dalamnya jika rumah mereka terbakar, ada juga yang berpikir bagaimana cara memadamkan apinya.

Pada Akhirnya Bukan Persoalan Mana Benar Dan Salah Tapi Baik Dan Buruk

Sehingga dari situ kita bisa lihat, dari satu peristiwa atau kejadian, bisa lahirkan banyak sudut pandang yang berbeda. Sehingga orang-orang akan sering berbeda pendapat. Berbeda pemikiran. Dan itu tidak bisa dibilang mana yang benar dan mana yang salah. Karena pada akhirnya, bukan permasalahan mana yang benar dan salah. Karena jika kita menggunakan ungkapan benar dan salah, itu akan bersifat wajib, harus dilakukan, dan hasilnya valid. Tapi gunakan ungkapan baik dan benar. Semakin lama kita tumbuh dewasa kita akan belajar banyak hal. Banyak pola pikir yang kita temui.

Sehingga dari yang benar salah, makin lama akan tergantikan dengan baik dan buruk. Karena banyak hal benar, tapi disalahkah. Dan hal yang salah, dianggap benar. Daripada mempeributkan mana yang benar. Sebaiknya kembali pada sifat kemanusiaan. Baik dan buruk. Sehingga akan muncul perspektif soal tidak selamanya hal yang buruk itu salah dan benar. Begitupun sebaliknya. Karena ini soal sudut pandang. Setiap orang memiliki pemikiran yang beda-beda. Mulailah dengan memilah mana yang baik dan buruk, anda akan bersikap yang mana. Jika baik, dampaknya apa, jika buruk dampaknya apa. Begitupun dengan menilai.

Anda bisa menilai satu cerita dengan beberapa hasil akhir. Jadi tidak hanya satu. Dulu orang terlalu kaku, sehingga berpikir satu cerita, ya kesimpulannya satu. Tapi sebenarnya bisa menciptakan banyak kesimpulan. Tergantung dari bagaimana kita melihat dan menilainya. Apa prioritasnya. Jadi jika ada orang lain yang berbeda pendapat dengan anda, ya jangan marah. Tapi belajar, belajar terima, belajar dari perbedaan itu.